Tahun ini, bila kedai burasaknya berkembang terus, Halimah berencana mengambil masa cuti (liburan). Dia ingin ke Jakarta. Selain membayar rindu kepada kakaknya, ia juga ingin belajar mengolah masakan lamang Betawi. Dia menabung, supaya bisa ke Jakarta. “Bila tabungan cukup, saya sudah ambil rencana melancong ke Jakarta,” tuturnya. Sudah lama sekali […]
SelengkapnyaSyienna Haekal
Jakarta Melayu Festival Pentas Universalitas dan Rinonce Musik Melayu
Menurut Anies Rasyid Baswedan (2017), syair dan lirik lagu-lagu Melayu mengandung pilihan kata yang mencerminkan ketinggian cita rasa. “Membuat kita lebih halus, lebih bisa mengungkapkan rasa, dengan nuansa budaya dan adab yang sangat kuat,” ungkap Anies.Dalam konteks ke-Indonesia-an yang mencintai persatuan, lanjut Anies, penting sekali memberikan dukungan pada musik Melayu […]
SelengkapnyaDimensi Haji Mabrur
Haji mabrur adalah insan berkarakter unggul – berbasis akhlak mulia dan pola komunikasi yang baik – positif — di seluruh lapangan kehidupan dan profesi. Mereka menebar kebaikan dan kebajikan, sekaligus menjadi ruh perubahan transformatif, mengikuti perjuangan dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW. Sèm Haèsy Ketika menunaikan haji pada paruh pertama dekade […]
SelengkapnyaYulian Warman dan Komunikasi Korporat Radikultur
Model komunikasi korporat yang dikembangkan Yulian dan Astra Group (tak terkecuali Astra Finance) melampaui tahapan-tahapan baku komunikasi korporat, seperti identifikasi dan prioritas tujuan, tilik pemangku kepentingan (intra – ekstra), monitoring (review – evaluasi) aplikasi strategi, dengan segala diagnosanya.Yulian secara personal dengan human relations-nya, melampaui teori tentang identifikasi metrik dalam strategi […]
SelengkapnyaMenyimak Ghirah dan Gairah Tokoh Betawi
Kini, jelang tiba era Society 5.0, kaum Betawi memang kudu unjuk kemampuan kompetitif dan komparatifnya dengan begitu banyak tokohnya yang berkelas nasional dan internasional, tandang di gelanggang zaman baru. Catatan Bang Sèm SUASANA Perkampungan Budaya Betawi (PBB) di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/22) terasa hangat. Puluhan tokoh Betawi, dengan […]
SelengkapnyaMELAKA
Melaka tak hanya adalah jejak sejarah, yang pada setiap jarak dan depanya, tersimpan terlalu banyak kisah jatuh bangun peradaban, sebagaimana tersimpan aksara demi aksara watak berbagai bangsa di dunia. Mulai dari dominasi kuasa, ambisi dan syahwat politik Barat, bahkan bangsa-bangsa di Asia sendiri.
Melaka juga tapak romantisme peradaban bangsa-bangsa Timur dan kebesaran Islam yang berinteraksi dengan realitas nilai – budaya tradisi.
Inilah bandaraya yang ditabalkan sebagai bandaraya sejarah dan warisan dunia tak benda, yang di setiap sudut kota tua-nya kita dapat membaca ulang bagaimana kelemahan bangsa Melayu ketika berhadapan dengan kolonialisme dan imperialisme, sebagai salah satu cara untuk menemukan dan merumuskan kekuatan bagi kedigjayaan masa depan.. | Bang Sem

Artefak bangunan rumah kedai di tepian Sungai Melaka | semHaesy

HardRock Cafe Melaka. Menghubungkan bandaraya bersejarah ini dengan masa kini dan masa depan | semHaesy

Museum PROKLAMASI menyimpan sejarah pemekikan kemerdekaan Malaysia oleh Tengku Abdul Rahman Putera |semHaesy

Dua budak China pelancong ke bandaraya Melaka | semHaesy
Majelis Makan Malam Ajang Penampilan Seni Pertunjukan
Pemerintah memfasilitasi dan mengkatalisasi seniman seni pertunjukan, sastrawan dan budayawan. Antara lain dengan menggelar kegiatan tahunan Melaka Performing Arts Festival. Termasuk performa seni pertunjukan modern berbasis seni tradisi. Tak terkecualiseni peranakan (China, India, dan Eurasia). Majelis Makan Malam untuk menyambut tamu atau berbagai aktivitas nasional dan internasional yang digelar di […]
SelengkapnyaMemperlakukan Anak sebagai Manusia Berdaulat
Karena sejak kanak-kanak terbiasa mendapat ruang dialog dan kemerdekaan dialektis dalam memandang dogma dengan segala ikutannya, proses pendidikan keluarga yang mereka tempuh, juga terhindari dari sikap dogmatis. Salah satu hal yang saya syukuri adalah prinsip-prinsip kehidupan inklusif yang diturunkan orang tua saya, terus terpelihara, sehingga kami terhindar dari jebakan-jebakan hidup […]
SelengkapnyaKandang Betawi Muda
Pada masanya kaum Betawi dikenal sebagai peternak sapi unggul penghasil susu, yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah Selatan. Mulai dari Senayan, Mampang, Buncit, Kemang, dan daerah lain. Akan halnya di wilayah Barat, mulai dari Kembangan, Poris Gaga, Joglo, Meruya dan sekitarnya, pernah dikenal sebagai penghasil kerbau. Demikian pula halnya […]
SelengkapnyaKetel Retak dalam Jebakan Fantasi Kaum Hedonis
Kaum hedonis tak memerlukan omongan – meski mengandung kebaikan — karena yang tak sesuai dengan apa yang mereka rindukan. Tak klop dengan hasrat kebahagiaan dalam fantasi mereka. Situasi semacam ini bisa terjadi di berbagai lapangan kehidupan. Politik, pendidikan, bisnis, bahkan agama. Windhunoviari “Human speech is like a cracked kettle on […]
Selengkapnya








