Ketel Retak dalam Jebakan Fantasi Kaum Hedonis

Kaum hedonis tak memerlukan omongan – meski mengandung kebaikan — karena yang tak sesuai dengan apa yang mereka rindukan. Tak klop dengan hasrat kebahagiaan dalam fantasi mereka. Situasi semacam ini bisa terjadi di berbagai lapangan kehidupan. Politik, pendidikan, bisnis, bahkan agama. Windhunoviari “Human speech is like a cracked kettle on […]

Selengkapnya

Kecendekiaan dan Kepekaan Budaya Asep Warlan Yusuf

catatan kenangan sém haésy Mewujudkan cita budaya hukum yang berorientasi kepada kesejahteraan lahir-batin bagi rakyat dengan selalu mengacu pada nilai-nilai martabat manusia dan Ketuhan YME, dengan tatanan hukum yang mengandung ciri:  (a) berwawasan kebangsaan dan berwawasan nusantara; (b) mampu mengakomodasi kesadaran hukum kelompok etnis-kedaerahan dan keyakinan agama; (c) sejauh mungkin […]

Selengkapnya

Memaknai Rumah sebagai Sentra Kreatif Pendidikan Budaya

Bagi Endang Caturwati, guru besar seni pertunjukan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung yang meniti kiprah pendidikan dan profesi di garba seni budaya (karawitan, tari, sejarah, paedagogi) sekaligus sebagai pribadi salasa (multi-talenta), pandemi global yang melanda dunia, menjadikan rumah sebagai simpul kebudayaan (dalam makna luas), sekaligus sentra kreatif pendidikan seni […]

Selengkapnya

Penghargaan Akademi Jakarta 2021 bagi Remy Sylado dan Masyarakat Adat Kinipan

“Dengan keberanian menciptakan ekspresi baru, Remy Sylado mengajak kita terlibat dengan itu semua. Ia menawarkan bianglala kebudayaan sebagai titian untuk mengatasi aneka tegangan dan perbedaan. Kebudayaanlah yang menjadikan manusia adalah manusia – makhluk yang beberapa ratus ribu tahun lalu menemukan bahasa untuk berkomunikasi secara beradab… “ JAKARTA |  Seniman ulung […]

Selengkapnya

Sensitivitas Kreatif Endang Caturwati

sèm haèsy Syair dan lagu Kasih tak Bertepi dan Hanyalah Dia, menjadi pemantik awal untuk mendekati dinamika perkembangan wabah dari sudut pandang spiritual dengan cara pandang inward looking ke dalam diri.   Pengalaman melakukan kolaborasi kreatif dengan Endang Caturwati, Guru Besar Seni Pertunjukan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) – Bandung, […]

Selengkapnya

Uni Yutta Seniwati Multitalenta Pranatacara ‘Citra Srikandi Indonesia’

( Dari Balik Sisik Melik Webinar Hari Kartini 2021 ) Lengkaplah Uni menyandang gelar ‘Seniman Multitalenta,’ selain jadi pembawa acara, seniman Ketoprak, Sinden Jawa, penari Wayang Wong Kraton Yogyakarta, dosen tari Jawa, ditambah lagi sebagai Dosen tari Sunda  Kreasi & Jaipongan di ISI Yogyakarta. Catatan Endang Caturwati  Suksesnya suatu acara, tidak […]

Selengkapnya

Selamat Memasuki Alam Abadi, Bung Radhar

Sém Haésy KABAR duka mengusik, ketika putera sulung saya menyampaikannya, (Kamis, 22/4/21) pukul sebelas malam. Malam itu, sekira pukul 19.30 wib, pemikir konsisten, Radhar Panca Dahana (RPD, 56), wafat. Saya biasa menyebutnya ‘Bung Radhar,’ dan lebih mengenali allahyarham sebagai ‘pemikir konsisten,’ yang melayari kebudayaan Indonesia, kadang lewat sastra dan drama. […]

Selengkapnya

Marapulai

Bang Sém [ Menjadi marapulai laksana menjadi raja sehari. Diiring hantar para tetua, sanak keluarga. Berjalan beriringan, bahkan seringkali ditingkah suara rebana dan musik tradisional. Segala yang biasa tiba-tiba menjadi luar biasa. ]   SETIAP lelaki akan menjadi marapulai. Calon pengantin. Selain mesti mantap mempersiapkan diri untuk melakukan ijab kabul […]

Selengkapnya

Pemimpin dan Kepemimpinan

N. Syamsuddin Ch. Haesy SALAH satu hal menonjol yang membedakan pemimpin berkualitas dan tidak, bukanlah seberapa besar penerimaan rakyat kepadanya. Melainkan seberapa tangkas dan benar logikanya dalam memimpin, dan seberapa sering dia mempermainkan perasaan rakyat. Ketangkasan dan kebenaran logikanya, tak hanya terlihat dari dirinya sendiri, melainkan juga dari bagaimana logika […]

Selengkapnya

Kakikakakukaku

BUAH cinta paling dinanti pasangan pengantin adalah anak. Itulah yang diperoleh Donny, sejak ia berjodoh dengan Ning, rekan sekerjanya di salah satu perusahaan tambang multinational. Namun, karena sesuatu dan lain hal, Ning dan puterinya tak bisa ikut tinggal di site. Sehari-hari Donny hidup layaknya seorang bujangan, tinggal dormitori khusus bujangan. […]

Selengkapnya