Puisi Puisi Gus Nas – Musim Bulan Juni

H. M. Nasruddin Anshoriy CH [ GUS NAS ]   ORKESTRA NEGERI Kado Milad ke-60 Bapak Ferry Mursidan Baldan   Meneguk mata air Indonesia Raya Aku melihat darah Tjut Nyak mengalir deras Di jantungmu Dalam irama orkestra Dengan partitur negeri Indonesia adalah belahan jiwa   Dengan Rencong dan Kujang di […]

Selengkapnya

Reposisi Pantun via BUMN

Bang Sém Melihat keseluruhan performa peserta lomba yang digelar Balai Pustaka ini, saya melihat kemampuan kaum millenial BUMN dan kalangan masyarakat, menggerakkan proses kreatifnya dalam mengartikulasi semangat reposisi pantun dalam konteks transformasi peradaban. Khasnya, dalam menghidupkan kembali kesadaran menggelorakan akhlak, pekerti, dan fatsoen dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. […]

Selengkapnya

Hanyalah Dia

Kala mentari turun senja / Gema azan mengusik kalbu / Dia memanggil  kekasihnya  / Datang melepas rasa rindu // Kala rembulan datang malam / Jiwa runduk merendah hati / Dia mendengar doa-doa / Tulus melambung langit tinggi // Wahai insan janganlah lupa / Kunjungi Dia di waktu malam / Mohon […]

Selengkapnya

Puisi Puisi N. Syamsuddin Ch. Haesy

Anak Anak Peradaban [ kepada anak-anak Palestina ]   anak-anak peradaban dengan nyali besar menyeruak di antara letusan senjata desing bom pemusnah manusia dentam mortir, bau mesiu sisa permukiman lantak merata bumi mereka menentang kezaliman iblis bersenjata dan berseragam di tanah kelahiran agama samawi anak-anak Palestina patriot sejati merekalah kemanusiaan […]

Selengkapnya

Masjid Raya Al Mashun, Suar Spirit Kesultanan Melayu

Masjid Raya Al Mahsun, mempunyai sahn atau ruang utama yang lapang, dengan jarak lantai ke atap yang sangat tinggi, sehingga memungkinkan terjadinya perputaran udara yang optimal. Sahn dikelilingi oleh lorong empat sisi, sebagai mugatha – ada juga yang menyebutnya suntuh – dengan ketinggian tertentu dengan lantai halaman, untuk menegaskan dimensi […]

Selengkapnya

Puisi Puisi Gus Nas

Di Hari Bumi Engkau Kembali In Memoriam Radhar Panca Dahana   Di Hari Bumi engkau kembali Pada nafas semesta Ke hadirat Sang Maha Rindu yang tak bertepi   Entah sudah berapa senja kita bertukar luka Mengasah kata pada pena yang renta Aku dan kau tak butuh seiasekata   Belajar sikap […]

Selengkapnya

Baca Ulang Perjuangan Perempuan Hadapi Perubahan Budaya

Kita mesti membuang segala kebiasaan buruk masa lampau, “gemar bertikai, karena tak mampu mengelola cara berselisih, senang menerima simpati dan empati dari orang lain, sambil lupa bersimpati, berempati, berapresiasi dan respek terhadap orang lain.” Koordinator Presidium Majelis Nasional Forum Alumni HMI-wati (FORHATI), Hanifah Hussein menyerukan, semua kalangan perlu membaca dan […]

Selengkapnya

Kembangkan Pemikiran Kritis Kartini dan Perempuan Indonesia

[ Dari Webinar Internasional Citra Srikandi Indonesia dan ISBI Bandung ]   Kartini adalah pahlawan untuk pendidikan perempuan Indonesia. Keberadaannya seperti Srikandi, sosok perempuan pahlawan dalam epik Mahabarata versi Jawa. Pendapat ini mengemuka dalam pandangan Juju Masunah, Guru Besar  dan Ketua Prodi S2 Pendidikan Seni – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) […]

Selengkapnya

Menukar Air Mata Soesi Sastro

Catatan Apresiasi Bang Sem Haesy tentang Pukul Dua Belas BILA puisi hendak dipahami sebagai ‘lukisan aksara’ – Buku kumpulan kuisi bertajuk “Pukul Dua Belas,” karya penyair Soesi Sastro, berhasil ‘melukis dengan aksara.’ Soesi mengubah impresi tentang realitas pertama kehidupan, menjadi ekspresi yang menjelma menjadi ‘lukisan aksara,’ yang menggambarkan realitas kedua […]

Selengkapnya