Karena Butet Kertaredjasa juga berprofesi sebagai penulis, setiap tajuk karyanya punya daya yang memandu penikmat karyanya menangkap pesan yang hendak disampaikannya. Tajuk tersebut baru dituliskannya jelang pameran, empat tahun setelah ia bergumul dengan karyanya. Yang membedakan dengan banyak perupa lain, karya-karya yang dipamerkan BK juga merupakan medium komunikasi visual yang […]
SelengkapnyaSyienna Haekal
Puisi Puisi yang Terserak
Puisi-puisi yang terserak di berbagai file, tengah dipumpun. Ternyata banyak sekali. Beberapa sudah dibukukan dalam beberapa buku pumpunan puisi : Bulan Selesma, Di Balik Layar Televisi, Puisi Kebangsaan, Ghirah, Renjana Tanah Bertuah, eCatri, dan beberapa antologi puisi dengan para penyair sebenanra. Mudah-mudahan segera terkumpul dan terbit sebagai buku. | sh […]
Selengkapnya24 Jam Tanpa Henti Mengendalikan Kedaulatan Tubuh dan Irama Rasa
24 jam atmosfer di lingkungan kampus ISI Surakarta terkesan lain, khasnya di lokasi-lokasi ke sebelas penari dan musisi menunjukkan kepiawaiannya. Musik dan gerak saling terkoneksi satu dengan lainnya. Fluktuasi bioritme mereka tak tertampak di permukaan. Catatan Nabil MENARI tak sekadar menggerakkan tubuh mengikuti musik. Menari merupakan kerja artistik, esttetik, dan […]
SelengkapnyaUrgensi Kementerian Kebudayaan
Kata kuncinya adalah komitmen untuk konsisten dengan prinsip-prinsip asai budaya, seperti rumpaka Sunda yang diucapkan Anies: “Ngadék sacékna, nilas saplasna.” Konsistensi ucapan dan tindakan, menjunjung kejujuran dan kearifan. Sesuatu yang di masa mutakhir ini, pudar. Sekaligus sikap rendah hati, tidak pongah: aja adigang – adigung – adiguna seperti yang ucapkan […]
SelengkapnyaPuisi-puisi Tentang Ibu
Suara Hati Ibu kepada Anaknya n syamsuddin ch. haesy di bawah rembulan selepas dinihari, pada sujud di hening sunyi melesat cahaya terpantul baiduri. menghantar wajahmu, oh cahaya hati selepas adzan indah kumandang, berdiri engkau sebagai imam lantunan firman Ilahi melayang, menjemput pagi rahmat semesta alam nak, anakku selalu […]
SelengkapnyaMemahami Maklumat Akademi Jakarta
Berbagai kearifan dan budaya lokal dari seluruh Indonesia, yang memberikan isyarat penyelenggaraan masyarakat, negara, dan bangsa terabaikan. Akibatnya hilang keadaban. Dalam konteks itu, Maklumat Enam Butir AJ 2023 menjadi penting maknanya. Khasnya bila dilihat konteks ikhtiar mencegah terjadinya kejahatan budaya, yakni perampasan (atau sekurang-kurangnya) reduksi hak demokrasi rakyat, sebagaimana tercermin […]
SelengkapnyaPenghargaan Akademi Jakarta untuk Seni Penyadaran dan Bertaring
[Komunitas Taring Padi dan Moelyono Penerima Penghargaan AJ 2023] Sebagai aktivis seni budaya, TP mempunyai dua peran yang sangat menarik dalam landasan organisasinya. Pertama, melancarkan agitasi terhadap wacana elit dengan mempromosikan seni kerakyatan. Kedua, mengorganisasi asosiasi -asosiasi kebudayaan dan kerakyatan yang berwatak progresif di tengah-tengah masyarakat. Akal halnya Moelyono, melakukan […]
SelengkapnyaTekno Ronggèng di Era Transformasi Digital
Ronggéng Berdigit yang saya sebut Tekno Ronggéng patut diapresiasi sebagai wujud kesadaran baru tentang konstelasi seni tradisi di tengah transformasi era digital, sebagai bagian tak terpisah dari era agraris, industri dan informasi. Apresiasi dan respek pula kepada Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, promotor, dan seluruh dewan penguji karya cipta dan […]
SelengkapnyaRetrospeksi Silek Tuo Paninggahan dan Peran Surau dalam Olah Kreasi Tari
Menyimak ulang cerita deskriptif tentang relasi surau – lepau – balai dan salat – silat – salawat dalam budaya Minangkabau, saya membayangkan para koreografer dapat mengolah daya kreatif dan inovatif seni mereka. Apalagi bila menggunakan pendekatan hiperaktif sebagai pilihan formula kreatif melakukan pengembangan produk budaya tempatan yang terhubung dengan perubahan […]
SelengkapnyaTak Hanyut Terhambur Gelombang Pasang
Kekacauan, kegaduhan, dan keruwetan sebagaimana tersirat dari riwayat Usamah dan janji Allah untuk mencegah dan melindungi umat dari kehancuran akibat kelaparan dan serangan musuh – supposed enemy — seperti tersurat dan tersirat dari riwayat Thauban. Namun, ada orang-orang atau golongan kaum di antara kita sibuk dengan nafsu (dan kepentingan)-nya masing-masing […]
Selengkapnya









