Tari Kontemporer yang selama ini diidentikkan dianggap sebagai ruang kreatif yang hanya dilakukan oleh orang “dewasa,” maka melalui metode Literasi Tubuh Wajiwa menjadi proses kreatif tari kontemporer menjadi instrumen edukasi yang sangat bermanfaat, baik bagi kesenian itu sendiri, juga bagi kehidupan mereka saat ini, dan ke depan. Alfianto Wajiwa […]
SelengkapnyaNusantara untuk Kebangkitan Peradaban : Memperkuat Optimisme dan Peran Umat Muslim Asia Tenggara
AZYUMARDI AZRA, CBE* Gurubesar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta PENGANTAR | Artikel ini merupakan makalah yang disiapkan Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.Phil., MA., CBE untuk Sesi I Persidangan Antarabangsa Kosmopolitan Islam – Muktamar Sanawi ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia) ke 51, di Bangi Avenue Convention Centre (BACC), Kajang […]
SelengkapnyaBomoh di Tengah Transformasi Digital
Perlu ada gerakan khalayak – netizen untuk memberikan support bagi konten kreatif yang mencerdaskan, mencerahkan, dan memperluas wawasan tentang fungsi dan manfaat media sosial yang ditunjang oleh ilmu pengetahuan, seni, teknologi, kosmologi, dan agama yang kelak akan membentuk ekosistem masyarakat berbudaya. Kreatif, inovatif, dan inventif. Banyak ruang kreatif yang masih […]
SelengkapnyaSurat Senja untuk Kekasih
Kekasihku.. sebagai bagian dari akademisi yang semestinya menjadi cendekiawan, bagi tahu aku, bagaimana cara menyelamatkan bumi, mengimbangi arus besar singularitas, ketidak-seimbangan keterampilan dengan kearifan, dan berbagai tantangan zaman yang sungsang. Zaman yang menghadapkan kita pada ketidak-pastian, kegamangan, keribetan, dan kemenduaan. Bang Sem Kekasihku, angin senja tak lagi sejuk. Hembusannya tak […]
SelengkapnyaMenyambut Hajatan Betawi UIA 2022
Kini, tinggal lagi, generasi baru kaum Betawi — yang harus menjawab tantangan terkait dengan singularitas, transhumanitas, dan perancangan peradaban baru — dalam semangat menjemput seabad Indonesia Merdeka, mesti meneguhkan eksistensinya sebagai salah satu simpul penting ke-Indonesia-an. Dalam konteks ini, kata kuncinya, seperti sering diungkapkan Bang Dai : bersatu dalam kolaborasi […]
SelengkapnyaBurasak Halimah
Tahun ini, bila kedai burasaknya berkembang terus, Halimah berencana mengambil masa cuti (liburan). Dia ingin ke Jakarta. Selain membayar rindu kepada kakaknya, ia juga ingin belajar mengolah masakan lamang Betawi. Dia menabung, supaya bisa ke Jakarta. “Bila tabungan cukup, saya sudah ambil rencana melancong ke Jakarta,” tuturnya. Sudah lama sekali […]
SelengkapnyaJakarta Melayu Festival Pentas Universalitas dan Rinonce Musik Melayu
Menurut Anies Rasyid Baswedan (2017), syair dan lirik lagu-lagu Melayu mengandung pilihan kata yang mencerminkan ketinggian cita rasa. “Membuat kita lebih halus, lebih bisa mengungkapkan rasa, dengan nuansa budaya dan adab yang sangat kuat,” ungkap Anies.Dalam konteks ke-Indonesia-an yang mencintai persatuan, lanjut Anies, penting sekali memberikan dukungan pada musik Melayu […]
SelengkapnyaDimensi Haji Mabrur
Haji mabrur adalah insan berkarakter unggul – berbasis akhlak mulia dan pola komunikasi yang baik – positif — di seluruh lapangan kehidupan dan profesi. Mereka menebar kebaikan dan kebajikan, sekaligus menjadi ruh perubahan transformatif, mengikuti perjuangan dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW. Sèm Haèsy Ketika menunaikan haji pada paruh pertama dekade […]
SelengkapnyaYulian Warman dan Komunikasi Korporat Radikultur
Model komunikasi korporat yang dikembangkan Yulian dan Astra Group (tak terkecuali Astra Finance) melampaui tahapan-tahapan baku komunikasi korporat, seperti identifikasi dan prioritas tujuan, tilik pemangku kepentingan (intra – ekstra), monitoring (review – evaluasi) aplikasi strategi, dengan segala diagnosanya.Yulian secara personal dengan human relations-nya, melampaui teori tentang identifikasi metrik dalam strategi […]
SelengkapnyaTransformasi Minda Seni Pertunjukan Merespon Media Baru
Catatan Bang Sém Para pelaku seni pertunjukan dan pelaku seni visual berkolaborasi dalam media baru, mengembangkan eksistensinya dari homo faber – homo sapiens menjadi homodigitalis. Media Baru (new media) juga memberikan tawaran-tawaran menari bagi pelaku seni pertunjukan untuk menafsir ulang jarak fisik panggung – pertunjukan – penonton dengan segala kelemahan […]
Selengkapnya









