Anjuran Pemusnahan Wayang dan Kepandiran Ideologis

Doktrin, sikap, dan pernyataan penganut aliran wahabiyah dengan segala doktrinnya, termasuk di Indonesia dan Malaysia, tak pernah usai memercikkan api perselisihan dan pertentangan di kalangan ulama. Terutama karena doktrin yang mudah mengkafir-kafirkan orang lain yang tak sepaham dengannya. Sekaligus mengharamkan segala hal, terutama yang berkaitan dengan adat resam budaya tempatan. […]

Selengkapnya

Pendidikan Seni Budaya Melatih Kepekaan dan Sikap Kritis

Akademi Jakarta : Pendidikan seni-budaya yang sesuai dengan konteks zaman tidak saja memupuk rasa keindahan, tetapi dapat menukik hingga mencapai kepekaan terhadap alam, rasa kemanusiaan dan keadilan, solidaritas terhadap kaum terpinggir, penajaman nurani, dan sikap kritis terhadap penyalahgunaan kekuasaan.   Pendidikan seni yang selama ini cenderung dilihat semacam proses untuk […]

Selengkapnya

Akademi Jakarta Rekomendasikan Cegah Penghancuran Nalar Publik

Nalar publik ini penting untuk menilai kebijakan, gagasan, berbagai kepentingan.  Penilaian itu memerlukan nalar dan sikap yang sangat kritis.Sasaran (rekomendasi AJ) adalah menghidupkan kembali, (daya kritis) (sekaligus) mengajak warga. dari Sabang sampai Merauke untuk bangkit bersama-sama menjadi kritis melalui berbagai cara, dan selalu peka terhadap kebijakan-kebijakan yang akan berpengaruh pada […]

Selengkapnya

Teknologi Blockchain dalam Perspektif Seniman

Teknologi ini kian diminati, karena memberikan berbagai jaminan yang selama ini menjadi keperluan asasi dalam melakukan transaksi. Yakni:  Kedaulatan pribadi sebagai pengguna untuk mengidentifikasi diri sendiri dan mempertahankan kendali atas penyimpanan/pengelolaan data pribadi; Kepercayaan (Trust) melalui infrastruktur teknis yang menawarkan operasi yang aman (pembayaran atau penerbitan sertifikat); Transparansi (kejelasan) yang […]

Selengkapnya

Teknologi Blockchain Menggoda Penulisan ‘Gelombang Transformasi’ Bandara Ngurah Rai

Tahun 2000, Stefan Konst menerbitkan teorinya tentang rantai aman kriptografi, dengan menambahkan gagasan untuk implementasi. Delapan tahun kemudian, Satoshi Nakamoto (diduga sebagai nama samaran) merilis buku putih yang menetapkan model untuk blockchain. Setahun kemudian, Nakamoto mengimplementasikan untuk pertama kali, blockchain sebagai buku besar publik untuk semua transaksi yang dilakukan menggunakan […]

Selengkapnya

Mengaji Hakikat Safar dari Alif

Ekspedisi darat menggunakan tiga kendaraan (bersama) plus 1 kendaraan yang sudah menunggu di Palembang. Masing-masing berisi: 1 perempuan + 3 lelaki (saya ada di dalamnya); 3 perempuan (dengan dua gadis belia) + 1 lelaki; 4 lelaki; dan 1 perempuan + 3 lelaki (yang berangkat lebih dulu). Hanya 3 lelaki berasal […]

Selengkapnya

Membaca Zaman Edan dengan Isyarat Pantun Bogor

Para leluhur  di masa lalu — antara lain melalui Pantun Bogor — sudah menawarkan simptom tentang zaman yang kini kita alami. Soalnya kemudian, apakah kita — bahkan yang lahir, tumbuh kembang, dan besar di Bogor ( Pakuan di masa Pajajaran ) paham isyarat Pantun Bogor, atau justru bergegas lari menuju […]

Selengkapnya

Menguatkan Ketahanan Keluarga dengan Cerdas Digital

Kita dihadapkan oleh fakta, bagaimana korupsi dan ruswah terus merajalela di tengah kemiskinan dan kesenjangan sosial yang terus melebar. Pada waktu yang bersamaan, arus penyimpangan seksual – seperti LGBT (lesbianisme, gay, biseksual, dan transgender) –, pornografi dan porno-aksi, kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba, dan gizi buruk atau stunting menghadang anak cucu […]

Selengkapnya

Jangan Jual Surga Ini

Puisi puisi N. Syamsuddin Ch. Haesy   Jangan Jual Surga Ini Fajar baru merekah Mentari memancarkan cahaya Kaki kaki tegap petani Gegas melangkah Sepanjang pematang Lumpur sawah menyediakan hampar sajadah Jemari petani menanam benih rangkaian ibadah Peluh menggelontorkan keluh Pada setiap benih yang ditanam Selalu tersimpan hikmah “Jangan sia-siakan surga […]

Selengkapnya