Transformasi Minda Seni Pertunjukan Merespon Media Baru

Catatan Bang Sém Para pelaku seni pertunjukan dan pelaku seni visual berkolaborasi dalam media baru, mengembangkan eksistensinya dari homo faber – homo sapiens menjadi homodigitalis. Media Baru (new media) juga memberikan tawaran-tawaran menari bagi pelaku seni pertunjukan untuk menafsir ulang jarak fisik panggung – pertunjukan – penonton dengan segala kelemahan […]

Selengkapnya→

Menyimak Ghirah dan Gairah Tokoh Betawi

Kini, jelang tiba era Society 5.0, kaum Betawi memang kudu unjuk kemampuan kompetitif dan komparatifnya dengan begitu banyak tokohnya yang berkelas nasional dan internasional, tandang di gelanggang zaman baru. Catatan Bang Sèm SUASANA Perkampungan Budaya Betawi (PBB) di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/22) terasa hangat. Puluhan tokoh Betawi, dengan […]

Selengkapnya→

MELAKA

Melaka tak hanya adalah jejak sejarah, yang pada setiap jarak dan depanya, tersimpan terlalu banyak kisah jatuh bangun peradaban, sebagaimana tersimpan aksara demi aksara watak berbagai bangsa di dunia. Mulai dari dominasi kuasa, ambisi dan syahwat politik Barat, bahkan bangsa-bangsa di Asia sendiri.

Melaka juga tapak romantisme peradaban bangsa-bangsa Timur dan kebesaran Islam yang berinteraksi dengan realitas nilai – budaya tradisi.

Inilah bandaraya yang ditabalkan sebagai bandaraya sejarah dan warisan dunia tak benda, yang di setiap sudut kota tua-nya kita dapat membaca ulang bagaimana kelemahan bangsa Melayu ketika berhadapan dengan kolonialisme dan imperialisme, sebagai salah satu cara untuk menemukan dan merumuskan kekuatan bagi kedigjayaan masa depan.. | Bang Sem

 

Artefak bangunan rumah kedai di tepian Sungai Melaka | semHaesy

 

HardRock Cafe Melaka. Menghubungkan bandaraya bersejarah ini dengan masa kini dan masa depan | semHaesy

 

Museum PROKLAMASI menyimpan sejarah pemekikan kemerdekaan Malaysia oleh Tengku Abdul Rahman Putera |semHaesy

Dua budak China pelancong ke bandaraya Melaka | semHaesy

Majelis Makan Malam Ajang Penampilan Seni Pertunjukan

Pemerintah memfasilitasi dan mengkatalisasi seniman seni pertunjukan, sastrawan dan budayawan. Antara lain dengan menggelar kegiatan tahunan Melaka Performing Arts Festival. Termasuk performa seni pertunjukan modern berbasis seni tradisi. Tak terkecualiseni peranakan (China, India, dan Eurasia). Majelis Makan Malam untuk menyambut tamu atau berbagai aktivitas nasional dan internasional yang digelar di […]

Selengkapnya→

Memperlakukan Anak sebagai Manusia Berdaulat

Karena sejak kanak-kanak terbiasa mendapat ruang dialog dan kemerdekaan dialektis dalam memandang dogma dengan segala ikutannya, proses pendidikan keluarga yang mereka tempuh, juga terhindari dari sikap dogmatis. Salah satu hal yang saya syukuri adalah prinsip-prinsip kehidupan inklusif yang diturunkan orang tua saya, terus terpelihara, sehingga kami terhindar dari jebakan-jebakan hidup […]

Selengkapnya→

Kandang Betawi Muda

Pada masanya kaum Betawi dikenal sebagai peternak sapi unggul penghasil susu, yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah Selatan. Mulai dari Senayan, Mampang, Buncit, Kemang, dan daerah lain. Akan halnya di wilayah Barat, mulai dari Kembangan, Poris Gaga, Joglo, Meruya dan sekitarnya, pernah dikenal sebagai penghasil kerbau. Demikian pula halnya […]

Selengkapnya→

Pesan Kemanusiaan dan Kemajuan Permaisuri Johor kepada Civitas Academica UTM

“Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, saya akan berbicara dengan mahasiswa asing secara singkat. Namun, tahun ini, dan pada upacara pertemuan khusus ini, saya ingin menggunakan kesempatan lebih banyak.” Dikemukakannya, berbagai peristiwa mutakhir yang melanda dunia, harus diungkapkannya, terutama dalam lingkungan akademis seperti upacara wisuda. JOHOR | Permaisuri Johor, Raja Zarith Sofiah Binti […]

Selengkapnya→

Ketel Retak dalam Jebakan Fantasi Kaum Hedonis

Kaum hedonis tak memerlukan omongan – meski mengandung kebaikan — karena yang tak sesuai dengan apa yang mereka rindukan. Tak klop dengan hasrat kebahagiaan dalam fantasi mereka. Situasi semacam ini bisa terjadi di berbagai lapangan kehidupan. Politik, pendidikan, bisnis, bahkan agama. Windhunoviari “Human speech is like a cracked kettle on […]

Selengkapnya→

Rasa Cendekia Soto Madura dan Sate Buntel Cak Ong

Sajian sate buntel yang menjadi salah dua menu utama di kedai makan, itu menurut Cak Ong sangat disukai penikmat, termasuk Dipo Alam dan beberapa tokoh nasional dan tokoh Madura, serta kalangan intelektual yang kerap singgah makan (atau memesan) di kedai yang relatif baru itu. Saya beruntung, bisa menikmatinya soto dan […]

Selengkapnya→

Kecendekiaan dan Kepekaan Budaya Asep Warlan Yusuf

catatan kenangan sém haésy Mewujudkan cita budaya hukum yang berorientasi kepada kesejahteraan lahir-batin bagi rakyat dengan selalu mengacu pada nilai-nilai martabat manusia dan Ketuhan YME, dengan tatanan hukum yang mengandung ciri:  (a) berwawasan kebangsaan dan berwawasan nusantara; (b) mampu mengakomodasi kesadaran hukum kelompok etnis-kedaerahan dan keyakinan agama; (c) sejauh mungkin […]

Selengkapnya→