Puisi Puisi Endang Caturwati

Harmoni Asa

Dalam bening embun pagi

Kulihat cahaya kemilau

Cahaya harapan  asa

Sebening sukma

 

Sukma yang menggelora untuk bergerak

Menari bersama semilir musik

Musik dari dentingan angin

Dentingan yang kian lama kian merasuk kalbu

 

Raga ini, diri ini, hati ini menari

Diiringi harmoni  galaksi

Pesona mu wahai bunga mengiringi gerakan sukma

Harum mu wahai bunga tak henti menyentuh  sanubari

 

Aku tetap di sini menikmati keindahan insani

Keindahan abadi yang tidak bisa kumiliki

 

Aku hanya bisa memandang dan merasakan

Indahnya ciptaan-Mu ya Rab

Keindahan abadi yang selalu Kau berikan

Bandung, Januari 2021

Sebulir Cinta

Ketika malam kabut  menghadang

Gelap.., hanya gelap yang hadir merayap

Engkaulah angin semesta dihantar senja

 

Engkaulah senja nan merona

Merona berlumur sinar mentari

Mentari yang kian tenggelam dalam pelukan bumi

 

Aku masih  disini masih berdiri memandangmu

Entah sampai bila dibuai angin senja

Angin yang selalu membisikkan nada cinta

 

Cinta pada Sang Khalik Maha segala Cipta

Ya Allah Sang Pencipta alam raya

Akankah keindahan ini sirna

Akankan keindahan ini terbang ditelan awan

Berilah aku setitik rindu

Berilah aku sebulir  cinta tuk menjernihkan kalbu

Berilah aku setetes embun  tuk kebeningan sukma

Bandung, Januari, 2021

 Di Ujung Senja

 

Angin berbisik menukik ke ujung hati

Menguraikan nada nada sendu

Semilir mengusap kalbu

Mengelus asa mengurai kasih

Masih adakah sinar mentari

Mentari di ujung senja

Yang selalu  ada dan selalu ada  menyinari bumi

 

Sinar mata merona

Hati dan kalbu terjaga

Ohsenja nan temaram

Aku masih di sini merindu senja

 

La Ilaaha Illallah

Laa Ilaaha Illallah

Laa Ilaaha Illallah

 

Senja undur diri sebelum pudar

Membukakan langit biru

Bulan dan bintang tenggelamkan siang

Bergerak menuju malam

Malam berselubung  kabut

Bandung, Januari, 2021

 

Titi Mangsa

Engkaulah  angin yang selalu  membelai kalbu

Engkaulah  angin  yang selalu membisikkan kata

Kata-kata indah menyejukkan hati, menyejukkan jiwa

Menyejukkan kalbu

 

Setiap musim, setiap masa kau selalu ada

Tak ada titi mangsa bagimu

Kadang menghembus sepoy-sepoy menyentuh mesra

Kadang bergemuruh bergolak mengoyak bumi

 

Bumi tempat manusia bermukim

Tempat manusia mencari jalan untuk hidup

Hidup dengan berbagai cara

Ada yang tulus, ada yang setia, ada yang pendusta

 

Wahai  angin sampaikan pada mereka

Tanda demi tanda 

Untuk menengok hati, untuk tahu diri

Memahami  makna hidup yang sebenarnya

 

Bandung, 10 April, 2021

 

Rembang Pagi

Rembang pagi mengurai doa

Merangkai mimpi yang tak pernah terwujud

Menata sangka mengurai hati

Agar tidak diembat senja

 

Dimanakah kata yang kau ucapkan

Dimakah mimpi yang kau tawarkan

Semua hanya semu dan karam

Tenggalam bersama perahu di ujung senja

 

Lembayung datang menghias semesta

Menawarkan pesona menebar keindahan

Berpayung Langit bertabur awan

Awan berarak mencari kepastian

 

Namun tak kunjung ada jawaban

Lidahmu seakan kelu tak seindah puisimu

Semua hanya literasi  yang tidak  berujung

Literasi menghantar  fatamorgana mimpi

Bandung, 10 April, 2021

 

Prof. Dr. Endang Caturwati,. M.S, adalah Dosen dan Guru Besar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Lulusan S3 Universitas Gadjah Mada, Ilmu Budaya. Penelitian-penelitian  mengenai, Seni Pertunjukan, Pendidikan Seni, dan Kearifan Lokal. Reviewer Penelitian Nasional Kemenristek-Dikti (1997-sekarang). Ka. Pusat LPPM STSI  Bandung, (2008-2011), Direktur Pascasarjana STSI Bandung (20011-2012), Ketua STSI (2012-2013) sekarang ISBI Bandung, Direktur Kesenian Kemdikbud (2013-2017). Aktif di beberapa Komunitas Seni, antara lain ‘Perempuan Pendidik Seni’,  Hapsari ‘Ajang Kreativitas Seni Tradisi Indonesia’, Citra Srikandi Indonesia. Dosen di beberapa perguruan tinggi. Menulis  Buku Ajar dan Teks, Puisi& Lagu, serta Artikel Jurnal, di antaranya   pada Jurmal Research on Humanities and Social Sciences (2017), Global and Stochastic Analysis (GSA) (2018), Saudy Journal of Humanities and Social Siences  (2019). Kini sebagai Ketua Klaster Ilmu Sosial-Humaniora di Asosiasi Profesor Indonesia (API),  Ketua Umum  Hapsari Citra Indonesia (HCI), dan Ketua Umum  Citra Srikandi Indonesia (CSI).

Posted in LITERA.